Wembanyama Bungkam MVP Shai: Spurs Curi Game 1 Final Wilayah Barat usai Drama 2OT
Oklahoma City, KolaSport Media – Malam milik Shai Gilgeous-Alexander berubah menjadi panggung bagi Victor Wembanyama. Dalam laga yang sarat emosi dan drama, bintang muda San Antonio Spurs tampil heroik untuk mengalahkan Oklahoma City Thunder 122-115 melalui double overtime (2OT) di Paycom Center, Senin malam (18/5) waktu setempat.
Kemenangan
ini menjadi pukulan telak bagi tuan rumah yang baru saja merayakan pencapaian
luar biasa Gilgeous-Alexander sebagai NBA Most Valuable Player (MVP) untuk
kedua kalinya secara beruntun (back-to-back).
Bahkan
sebelum jump ball dilakukan, Komisaris NBA Adam Silver turun ke tengah lapangan
untuk menyerahkan trofi Michael Jordan kepada Shai. Disaksikan gemuruh 18.000
penonton, Shai mengangkat trofi tersebut, sementara Wembanyama yang finis di
peringkat ketiga dalam perolehan suara MVP hanya bisa memperhatikan dari bangku
cadangan.
“Saya
kira Victor yang berada di tiga besar di usianya yang masih muda itu adalah hal
yang luar biasa. Itu pantas,” ujar pelatih Spurs, Mitch Johnson, mengomentari
posisi Wembanyama dalam perburuan MVP.
Namun,
ucapan itu seolah menjadi bensin bagi kobaran api kompetitif Wembanyama.
Wembanyama tampil seperti pemain yang tidak bisa dihentikan. Dengan statistik
raksasa 41 poin, 24 rebound, 3 blok, dan 3 assist sepanjang 49 menit
pertandingan, pemain asal Prancis itu menjadi mimpi buruk bagi pertahanan
Thunder.
Ketika
ditanya apakah momen seremoni MVP menjadi motivasi ekstra baginya, Wembanyama
tidak menampik. “Ya, tentu saja,” jawab Wembanyama dengan jujur kepada wartawan
usai pertandingan, seperti dilaporkan oleh Yahoo Sports. “Rasanya saya masih
harus banyak belajar, dan saya ingin mendapatkan trofi itu berkali-kali dalam
karir saya”.
Motivasi
itu terlihat jelas di lapangan. Ia memaksa pertandingan memasuki perpanjangan
waktu pertama lewat triple penyeimbang kedudukan yang spektakuler dari jarak 28
kaki di menit-menit kritis.
Di
sisi lain, malam yang seharusnya sempurna bagi Shai Gilgeous-Alexander berubah
menjadi perjuangan berat. Dihadang strategi bertahan brilian pelatih Mitch
Johnson yang menempatkan Wembanyama sebagai "penjaga gawang" di area
cat, SGA kesulitan menemukan ritme.
Akil
balik meraih 24 poin, 12 assist, dan 5 steal, efisiensi tembakannya sangat
buruk. Ia hanya mengonversi 7 dari 23 percobaan tembakan dari lapangan (field
goal). Bahkan di sisa menit akhir babak kedua hingga double overtime, sang MVP
kesulitan mencetak angka penting.
Thunder
sebenarnya mendapatkan kejutan positif dari sang veteran, Alex Caruso, yang
mencetak 31 poin dan 8 tiga angka. Namun, itu tidak cukup untuk mengimbangi
dominasi Wembanyama yang juga mendapat dukungan apik dari rookie Dylan Harper
(24 poin, 11 rebound, 7 steal).
Dengan
kekalahan ini, Thunder untuk pertama kalinya di babak playoff ini merasakan
kekalahan . Kini mereka tertinggal 0-1 dalam format best-of-seven. Gim 2 akan
kembali digelar di Paycom Center pada Rabu malam (20/5) waktu setempat.

0 Response to "Wembanyama Bungkam MVP Shai: Spurs Curi Game 1 Final Wilayah Barat usai Drama 2OT "
Post a Comment